Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Yang Orang Tua Lakukan Agar Anak Rajin Salat

Sebagai Muslim, kita tahu pentingnya mendirikan sholat yang merupakan pilar terpenting Islam setelah syahadat. 
Karena itu, sebagai orang tua tentu kita juga ingin bisa membiasakan anak salat sejak dini.

Memiliki anak yang rajin mendirikan sholat tentu sangat menyejukan mata dan hati kita. Ada harapan kelak dia akan terjaga dari akhlak buruk karena sholat insya Allah mampu mencegahnya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar.

Kita sudah mengajarinya bacaan dan tata cara sholat, selalu mengajaknya sholat berjamaah di masjid. Kita pun sudah memasukannya ke sekolah yang membiasakan sholat dhuhur berjamaah di masjid sekolah.

Penting bagi orangtua menanamkannya pada anak. Upayakan menjadikan salat sebagai kebiasaan sejak kecil. Hitung-hitung buat menjadi 'modal' saat hari penghakiman tiba.

Menurut sebuah hadis, seorang anak hendaknya mulai dibiasakan untuk melaksanakan shalat sejak usia tujuh tahun. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda;

“Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim).

Baca juga :Mengenalka huruf hijaiyah pada anak

Beri Contoh 
Anak-anak suka meniru orang tua mereka. Jadi, biarkan anak melihat bagaimana kita bergegas mengambil air wudu, memakai mukena dan menggelar sajadah begitu suara azan terdengar, Moms. 
Ya, karena sebagai orang tua, kita adalah contoh utama bagi anak tentang apa artinya menjadi seorang Muslim. Jadi jika kita memprioritaskan salat dan tidak pernah menunda atau melewatkannya, anak akan merekam dan tumbuh dengan memahami betapa pentingnya sholat

Kenalkan pada Allah 
Tanpa pemahaman akan Sang Pencipta, sholat menjadi sekadar ritual bagi anak yang tidak memiliki koneksi spiritual dan emosional dengan Tuhan-nya, Allah SWT.

Karena itu sejak dini, sampaikan pada anak Anda tentang bagaimana Allah menyayanginya, menciptakan segalanya  dan bagaimana Allah menyediakan semua yang kita nikmati,  dan akan melindungi mereka. Ini akan menanamkan cinta yang mendalam kepada Allah di hati anak

Terus Konsisten 
Meskipun kita ingin anak-anak rajin salat, akan ada saatnya ketika mereka merasa malas dan tidak mau salat. Tak perlu marah atau memaksa, tapi teruslah konsisten dan ingatkan mereka untuk tidak melewatkan sholat sebagai kewajibpanya

Waktu keluarga 
Salah satu cara mendorong sikap positif terhadap salat, adalah menjadikannya praktik kolektif. Maka selain mencontohkan anak salat, cobalah untuk salat berjemaah setidaknya sekali sehari bersama seluruh anggota keluarga. Ajak dan panggil si kecil untuk salat bersama walau ia belum hafal bacaan maupun gerakannya.

Rayakan! 
Ketika anak Anda berusia tujuh tahun, buat perayaan atau pesta kecil! Undang sepupu-sepupu atau teman-teman mereka untuk berbagi kegembiraan karena ia memasuki tahap baru ini dalam hidupnya.  
Beri anak sajadah, mukena atau sarung, atau jam alarm adzan sebagai hadiahnya. Anak pasti gembira dan bangga bahwa ia kini dapat mulai salat seperti Anda dan ayahnya.

Siapkan Ruang Istimewa 
Jika memungkinkan, coba alokasikan ruang atau setidaknya sudut khusus untuk salat di rumah. Anak-anak akan mengerti betapa pentingnya salat yang bahkan sampai memiliki ruang khusus di rumahnya. Ajari juga anak bahwa ruangan ini adalah ruang istimewa yang hanya digunakan untuk salat dan harus dijaga kebersihan serta kerapihannya.

Mulai dari Langkah Kecil 
Tak perlu langsung berharap anak mendirikan salat lima waktu, Moms. Mulailah dari langkah-langkah kecil. Ajak anak ikut salat bersama Anda, atau bila belum mau, biarkan anak sekadar ikut duduk dengan mukena di samping Anda.

Jelaskan dengan Visual 
Anak-anak sulit memahami hal yang abstrak. Sebaliknya, mereka bisa merespons dengan baik gambar atau isyarat-isyarat visual.

Demikian kiat kiat supaya anak rajin beribadah sholat sebagai kewajibpan umat islam di dunia. ajarkan sejak dini supaya kelak menjadi anak soleh dan solihah amin

Dyas xp
Dyas xp Saya bukan orang pintar ,tapi saya bisa belajar bersama orang yang pintar