Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

MENGENALAKAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA DINI

ASSALAMUALAIKUM,,,,,

Semoga kita senantiasa dalam lindungan alloh sang maha pencipta

Sebelum masuk pembelajaran, selama kurang dari 7 tahun saya menjadi ayah sekaligus ibu dari anak saya. saya juga sempatkan mengajarkan pada teman teman anak saya.

Baik  (putra-putri) maupun yg sudah bisa membaca ihroq
Banyak sekali pengalaman hidup dan wawasan baru yang saya peroleh dari mereka. Ya iyalah, karena saat itu status saya single. Dan setelah bergelut dengan dunia anak,anak saya dan sekian tahun, sedikit banyak jadi tahu bagaimana cara menangani mereka saat rewel, saat ada yang mogok sekolah, saat berantem dengan teman, ataupun saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung, termasuk di dalamnya mengajari dasar membaca Al Qur’an.
Disekolah anak saya untuk kelas 1 sudah di ajarkan,
namun yang namanya anak, apalagi banyak teman tentu kurang masuk untuk pembelajaran yang diberikan guru,
mungkin untuk kelas 2 dua tentu sudah malai bisa lancar membacanya.
Agar mereka bisa belajar fokus terhadap sesuatu, mereka juga tidak begitu bingung saat dihadapkan dengan membaca huruf latin. Karena pada kenyataannya ada kesamaan bunyi suku kata awal huruf (disekolahan di kenalkan membaca huruf latin pakai suku kata vokal A Ba ca da fa dan seterusnya, I Bi ci di fi dan seterusnya, U bu cu du fu dan seterusnya, termasuk vokal E dan O)
Langsung saja, saya akan memulai berbagi pengalaman saya dalam mengajarkan anak dasar membaca Al Qur’an (huruf Hijaiyah). Ohya, perlu diketahui bahwa di sekolah belajar dasar membaca Al Qur’annya yaitu memakai buku Iqro’ jilid 1-6 yang biasa beredar dipasaran.
Dalam mengenalkan huruf Hijaiyah dalam Iqro’ itu, saya seringnya menggunakan bantuan bunyi suku kata awal, lalu sambil menyebutkan nama benda yang sesuai dengan huruf Hijaiyah yang akan dijadikan bahan ajarnya. Terkadang untuk anak-anak tertentu harus pakai gambar juga. Sebagai contoh A ingat kata Apel atau  Ba ingat Baju
Jadi disini, anak ditekankan pada bunyi suku kata awalnya saja.
Berjalan muluskah? Alhamdulillah, ada yang langsung bisa memahami instruksi dan ada yang perlu diingatkan berulang kali. Untuk anak tipe gaya belajar audio, cukup kita bilang A, Ba, Ta, dan seterusnya ia biasanya langsung bisa mengikuti dan membacanya dengan lancar. Untuk anak tipe visual, biasanya kalau ada kesalahan setelah kita mengucapkan salah satu huruf hijaiyah, cara mengingatkannya harus dilihatkan pakai gambar. Jadi saya menggambarkan benda yang mendukung huruf Hijaiyah tersebut, tepat di dekat huruf
Namun, jika pilihannya masih dengan saya, maka hayuk baca. Bila belum mau, saya tawarkan kembali tempat mana yang mau buat baca (didekat prosotan, dekat jendela musola, bawah pohon dihalaman atau yang lainnya). Bila belum mempan semuanya, ya cari waktu yang tepat setelah pulang sekolah bukanlah waktu yang tepat,karna anak masih dalam kondisi capek belajar dan bermain dengan teman temanya,
waktu yang tepat adalah sore atau setelah anak istirahat tidur siang.
Tempat dan suasana sangat mempengaruhi anak
untuk semangat belajarnya.

Carilah tempat yang sejuk tidak begitu bising,
ajarkan secara bersamaan dengan teman temanya,

Biasanya sih, anak kalu ada teman  secara tidak langsung akan ingat apa yang diucapkan bersama-sama di waktu belajar meskipun ia jarang duduk manis suka main main namun akan di dengaarkan
Dan cara belajar dasar membaca Al Qur’an melalui suku kata awal dan benda cukup efektif dan membantu anak didik kami saat membaca Iqro’ 1. Dan setelah saya berstatus sebagai Ibu dari 2 balitapun cara itu saya terapkan dirumah. Anak pertama saya, juga saya ajarkan seperti itu (khusus harokat fathah, kasroh dan dhommah)
dan saya sempatkan membuatkan gambar atau benda yg mirip dengan huruf ihrok tertentu.
Hijaiyah Pertama untuk Anak Usia Dini
Cara membuatnya cukup mudah lho Bund. Mau tau caranya? Yuuk, kita simak langsung disini.
Langkah pertama :
Siapkan alat dan bahannya, seperti :
Kertas HVS (potong persegi), Kertas Asturo (potong persegi) untuk sampul, Gunting, Pensil, Penghapus, Pensil warna

Mari berkreasi
Lipatlah kertas HVS yang sudah dipotong menjadi segitiga (1 kertas HVS, 3 kali lipatan
Gunting melengkung bagian atas (bagian yang bukan lancip)
Buka lipatannya, akan nampak seperti bungakan?
Gambarkan benda yang mendukung huruf hijaiyah itu bersama dengan hurufnya
Warnai yang menarik gambar dan hurufnya
Setelah gambar dan hurufnya selesai, lalu satukan setiap 9-10 huruf dengan lem, jangan lupa sampulnya

Beri judul covernya.
Dan taraa…
Buku  hijaiyah siap digunakan untuk belajar.
Alhamdulillah, dengan bantuan poster, puzzle, menara, hiasan dinding yang berbau hijaiyah dan juga buku handmade Hijaiyah Pertama untuk Anak Usia Dini ini, si Adik yang usianya baru saja 3th, sudah mulai hafal dan tahu 18 huruf hijaiyah. Ma syaa Allah, la Haula wa laa quwwata illabillah. Bagi saya itu suatu prestasi tersendiri bagi putri saya. Barokallah fiik, Nak. Robbi Habli Minash shoolihin. Aamiin Ya Robbal’Aalaamiin.
Ayah Bunda, tertarik untuk mencobanya? Segera dieksekusi yuuk. Semoga bermanfaat.
Dari handmade Buku Hijaiyah Pertama untuk Anak Usia Dini ini, diharapkan :

1.Anak-anak akan tahu siapa nama Tuhan yang menciptakan alam seisinya (melalui rangkaian dari huruf Hijaiyah yang menjadi ayat Al Qur’an /firman Allah SWT)

2.Anak-anak akan tahu, siapa nama Nabi dan Rasullullah (melalui mukjizat Al Qur’an)

3.Kelak anak-anak lebih semangat dalam membaca Al Qur’an

Ustadz-Ustadzah/guru harus menerangkan terlebih dahulu perintah dan manfaat membaca Al Qur’an kepada mereka dengan menggunakan bahasa yang dipahami anak-anak.
 Anak-anak bisa tahu bunyi suku kata awal suatu benda
 Anak-anak tahu nama benda dan ciri-ciri dari benda itu (warna, bentuk, manfaat dll)
Jadi Selain kesabaran untuk mengajarkan
anak bisa membaca alquran
Sebetulnya tidak sulit
namun juga membutuhkan kesabaran yang luar biasaa,
sangat beda kalau kita mengajarkan pada anak yg sudah kelas 3 sd mi karna mereka sudah mengerti dimana belajar harus diam tau waktu yang untuk bemain dan belajar.
Itulah, sedikit pengalaman saya dalam mengajarkan/ mengenalkan Hijaiyah kepada anak-anak. Sekali lagi, semoga bermanfaat ya teman-teman. Mohon maaf, bila masih banyak kekurangan dan kesalahannya. Sebagai manusia yang berakal, harus mau dan terus belajar untuk memperbaiki diri dan memberikan manfaat untuk orang yang ada di sekitarnya. Semangat terus, terus semangat. Allahu Akbar

WASSALAMUALIKUM,,,

Dyas xp
Dyas xp Saya bukan orang pintar ,tapi saya bisa belajar bersama orang yang pintar
PHP Dev Cloud Hosting