Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Macam macam Buah yang Berserat Tinggi Dan Manfaatnya


Sebagian besar orang mengerti bahwa mereka membutuhkan makanan berserat, namun tidak banyak orang yang sepenuhnya tahu makanan mana yang kaya akan serat dan tidak.
Serat dibutuhkan tubuh untuk membantu pencernaan tetap berfungsi dengan baik, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan mencegah konstipasi. Orang yang mengonsumsi makanan cukup serat memiliki risiko lebih rendah untuk terkena stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker usus, dan kanker pankreas.

Berikut Buah Yang Berserat tinggi

Avokad hijau

Avokad hijau bermanfaat untuk menanggulangi anemia, terapi kecantikan, dan membantu regenarasi sel darah merah. Avokad hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan ) sehingga bisa digunakan untuk melancarkan Saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Apakah hijau juga bisa digunakan untuk mencegah malnutrisi karena  lemaknya tinggi. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan. Selain serat dan lemak,  apakah hijau juga mengandung protein, vitamin A, kalium, kalsium, dan magnesium

Belimbing

Belimbing bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan menghilangkan racun panas dalam, memperlancar pembuangan tinja,mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan, mengatasi kencing batu (jika dikonsumsi dengan madu) menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan, menurunkan tekanan darah, dan bisa digunakan untuk terapi penyembuhan penyakit diabetes millitus. Belimbing mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta berbagai macam serat asam buah. Serat dalam belimbing 0,9 gram per 100 gram bahan.

Buah naga

Kandungan serat dalam buah naga sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Selain serat buah naga juga mengandung kalium, pektin, magnesium, fosfor, dan zat besi. Buah naga juga bisa digunakan untuk memperlancar sistem pencernaan, turunkan kandungan gula darah, mengatur keseimbangan gula darah, membantu mengatasi rematik dan asam urat, meningkatkan kesehatan organ penglihatan, mengontrol kadar kolesterol darah. Kandungan serat dalam buah naga bisa digunakan untuk memperlancar proses pencernaan makanan dan mencegah konstipasi. Buah naga juga mengandung zat antioksidan sehingga bisa digunakan untuk mencegah kanker.

Jambu biji merah

Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker,  mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.

Tomat

Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu kaum Adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.
Zat gizi lainnya yang terdapat dalam tomat adalah provitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan asam sitrat. Zat gizi dalam tomat berkhasiat untuk mencegah kanker prostat, menurunkan tekanan darah, membantu pembentukan glikogen dalam hati, mencegah usus buntu, mencegah terjadinya penggumpalan darah, mencegah gusi berdarah, mengatasi masalah kegemukan, membersihkan darah dan hati, serta mencegah terjadinya rabun senja.
Pada kesehatan hati dengan cara menyeimbangkan fungsi hati. Selain itu Tomat juga bisa meningkatkan nafsu makan sehingga bisa mengobati penyakit anorexia (tidak nafsu makan).

Apel merah

Kandungan serat dalam apel merah sekitar 2 gram per 100 gram bahan. Apel merah mengandung serat yang larut dalam air, asam organik, dan kalium. Merah berkhasiat untuk menstabilkan tekanan darah. Kulitnya mengandung pektin (termasuk serat makanan yang larut dalam makanan) yang berfungsi sebagai pembersih racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, memperlunak feses, membantu menghalangi karies gigi dan gizi, menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein)

Leci

Daging buahnya mirip dengan buah lengkeng dan rambutan. Leci bisa digunakan untuk memperbaiki keadaan kulit. Penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi buah Leci karena kadar gulanya tinggi sehingga cepat menaikkan kadar glukosa darah. Leci mengandung beberapa zat gizi, diantaranya Sukroko, glukosa, vitamin C, magnesium,  dan fosfor.
Leci juga mengandung serat dengan kadar 1,6 gram per 100 gram bahan.

Lengkeng

Kandungan gizi dalam kelengkeng bermanfaat untuk memperbaiki fungsi jantung dan peredaran darah, menambah nafsu makan, mencegah anemia, menjaga pemutihan rambut secara dini, membantu mempercepat penyembuhan luka luar, meningkatkan fungsi saraf, melancarkan saluran pencernaan, menjaga konstipasi, dan untuk terapi kecantikan. Kandungan energi yang tinggi dalam lengkeng sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina setelah sakit.

Nanas

Kandungan zat gizi dan fitokimia dalam nanas di antaranya vitamin A, vitamin C, mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu nanas juga mengandung serat kadar 1 gram per 100 gram bahan. Packing dalam nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas dalam paru-paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam). Selain itu nanas berfungsi sebagai anti kanker dan antioksidan.

Pepaya

Pepaya mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium magnesium, karbohidrat, dan papain. Pepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3 gram per 100 gram bahan. Papain dalam pepaya berfungsi untuk mengurangi protein dalam usus dan memperlancar keluarnya air susu. Selain itu papain yang juga merupakan salah satu enzim protease bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencernaan protein. Pepaya juga mengandung karpaina, yaitu suatu alkaloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung, peluruh cacing mengatasi sariawan, mengatasi infeksi, meredakan demam, memperlancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi (sembelit). Jika dicampur dengan mangga bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan. Selain itu sebagai anti - amuba, antikanker, dan antioksidan.

Pir Hijau
Pir Hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir Hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram per 100 gram bahan. Pir Hijau bisa digunakan untuk meredakan panas dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi. Pir Hijau sangat baik dikonsumsi anak-anak karena kandungan seratnya yang tinggi. Sebenarnya serat yang dibutuhkan anak-anak bisa diperoleh dari sayuran. Namun, biasanya mereka tidak terlalu suka sayuran.

Pisang

Buah pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi. Pisang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung dan stroke, menurunkan demam, Mengatasi demam, mengatasi alergi dan menurunkan tekanan darah.
Kandungan kalium dan natrium dalam pisang tergolong tinggi. Kedua zat gizi ini berguna untuk meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, meningkatkan produksi sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia, membantu produksi energi, serta bisa memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Kandungan kalium dalam pisang juga bermanfaat untuk melancarkan Saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Pisang juga bisa berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.

Semangka

Mangga mengandung serat sebanyak 0,3 gram per 100 gram bahan. Selain itu semangka mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan fosfor. Semangka bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat penuaan, mencegah kanker usus, mengatasi gangguan liver, menurunkan kadar kolesterol, sebagai anti kanker, sebagai anti alergi, membantu menghilangkan kolik (sakit perut yang mendadak), mengatasi sariawan, menurunkan demam, sebagai antioksidan, dan sebagai diuretik (pembersih tubuh ).

Melon

Melon mengandung serat sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Melon bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan tekanan darah, sebagai anti kanker, mengatasi demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, membersihkan sistem sirkulasi darah dari aneka racun, membersihkan kulit, sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi.

Mangga

Mangga mengandung serat sebanyak 1,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu mangga mengandung vitamin A, pectin dan fruktosa. Kandungan gizi dalam mangga bermanfaat untuk menguatkan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi dehidrasi, melancarkan saluran pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, zat gizi dalam mangga juga bisa digunakan untuk terapi kecantikan dan berfungsi sebagai anti kanker. Khusus penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengkonsumsi mangga, terutama mangga harum manis karena mengandung kadar gula tinggi.

Jika Anda memiliki anak yang gemar mengonsumsi jajanan tidak sehat, ajari ia 
untuk mengganti makanannya dengan makanan-makanan tinggi serat di atas.
Mengonsumsi makanan tinggi serat sudah seharusnya dibiasakan sejak dini. 
Karena jika tidak, itu bisa memicu gaya hidup buruk nanti ketika anak beranjak dewasa
Walau serat baik untuk tubuh, tapi mengonsumsi terlalu banyak serat secara bersamaan dapat menyebabkan perut menjadi kembung
Selain itu, konsumsi makanan berserat tanpa disertai minum air putih yang cukup justru dapat menyebabkan konstipasi bertambah parah.
Jadi, upayakan untuk menyeimbangkan asupan makanan sehari-hari untuk mendukung sistem pencernaan yang sehat. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan dengan dokter gizi mengenai makanan berserat apa saja yang bisa Anda konsumsi





Dyas xp
Dyas xp Saya bukan orang pintar ,tapi saya bisa belajar bersama orang yang pintar
PHP Dev Cloud Hosting